Anak-anak

Manajemen Stres, Cara Alami untuk Menjaga Kesehatan dan Kebahagiaan Keluarga

Januari 6, 2018 | COMMENT

Siapa yang tidak ingin memiliki keluarga yang sehat dan bahagia? Hal tersebut tentunya menjadi impian semua orang. Namun, kenyataannya, mewujudkan keluarga ideal belum tentu mudah. Ada banyak hal yang bisa menghalangi kesehatan dan kebahagiaan keluarga. Salah satunya adalah stres, terutama kalau Anda tidak melakukan manajemen stres dengan baik.

 

Bahaya Stres yang Tak Terkontrol

Stres sebenarnya adalah hal wajar dan bisa terjadi pada siapa saja. Anda tentunya memiliki hal-hal yang harus dipikirkan, seperti pekerjaan yang menumpuk, masalah dengan orang lain, atau memikirkan masa depan anak-anak. Hal yang sama bisa terjadi pada anggota keluarga yang lain; mereka memiliki beban pikiran sendiri-sendiri.

Meskipun stres sebenarnya cukup normal tetapi bila tidak diselesaikan, akibatnya bisa berbahaya. Seseorang bisa mengalami stres kronis, yaitu suatu kondisi stres berkepanjangan yang tidak terkontrol. Sistem endokrin di tubuh orang yang mengalami stres kronis akan memproduksi hormon kortikosteroid.

Walaupun sebenarnya bermanfaat bagi tubuh, terpapar hormon kortikosteroid dalam jangka panjang bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, penurunan kekebalan tubuh, dan masalah pada otot jantung. Kondisi ini menunjukkan secara jelas bagaimana kondisi stres yang tidak dikelola dengan baik bisa mengganggu kesehatan dan kebahagiaan Anda dan keluarga.

 

Manajemen Stres yang Baik

Sebelum terlambat, pastikan Anda dan keluarga melakukan manajemen stres dengan baik. Biasakan diri sendiri dan latih seluruh anggota keluarga untuk menerapkan beberapa cara yang bisa mengurangi level stres, di antaranya sebagai berikut.

 

1. Mengidentifikasi penyebab stres

michellgoup.com

Hal pertama yang harus Anda lakukan dalam manajemen stres adalah mencari tahu penyebabnya. Dengan mengetahui penyebab, Anda dapat berusaha untuk menghindari atau mengurangi penyebab tersebut. Jangan lupa, lakukan identifikasi sebab-sebab stres untuk seluruh anggota keluarga, bukan hanya diri sendiri.

Kalau sudah memiliki buah hati, Anda juga harus mencari tahu kira-kira apa yang membuat anak memiliki banyak pikiran. Meskipun lebih banyak dialami oleh orang tua, nyatanya bukan tidak mungkin anak mengalami stres juga. Karena itu, cari tahu apakah buah hati mengalami tekanan terkait dengan sekolah, pergaulan, atau lainnya.

 

2. Mengganti kebiasaan buruk yang menyebabkan stres

businessinsider.com

Terkadang, penyebab stres tidak terlalu mencolok sehingga Anda kesulitan untuk mengidentifikasi. Kalau begini kejadiannya, coba lakukan introspeksi tentang kebiasaan-kebiasaan buruk yang ada di keluarga Anda. Kebiasaan buruk bisa menyebabkan stres, misalnya kebiasaan merokok, menunda-nunda pekerjaan, menggunakan obat penenang atau obat tidur, atau menjauh dari lingkungan sosial.

Catat kebiasaan-kebiasaan buruk yang ada di dalam keluarga, lalu coba ganti kebiasaan tersebut dengan yang lebih baik. Memang bukan jaminan level stres anggota keluarga akan langsung berkurang, tetapi dengan mengubah kebiasaan menjadi lebih baik, Anda bisa berharap keluarga menjadi semakin sehat dan bahagia. Jangan lupa untuk saling memotivasi satu sama lain agar semua anggota keluarga berusaha keras dalam mengubah kebiasaan.

 

3. Merelaksasi pikiran

wholistichive.com

Stres sangat erat hubungannya dengan pikiran sehingga untuk menurunkan level stres, Anda perlu untuk merelaksasi pikiran. Ada banyak cara yang bisa dicoba untuk tujuan satu ini.

Yang utama keluarga Anda harus terbiasa untuk mengekspresikan diri sendiri. Terkadang, penyebab stres adalah adanya emosi yang terpendam sehingga semakin lama semakin terasa tak tertahankan. Kalau bisa, biasakan untuk mengekpresikan diri dan bicaralah baik-baik apabila sedang ada masalah. Cara relaksasi lainnya adalah sebagai berikut.

  • Menarik napas dalam secara perlahan – dapat dilakukan sambil duduk atau terlentang. Dalam satu sesi, lakukan pernapasan perut sebanyak 3-10 kali. Lakukan lagi dalam jumlah yang sama, tetapi tahan napas selama delapan hitungan sebelum mengembuskan napas keluar.
  • Berendam dengan air hangat – cara ini sangat praktis, tetapi mampu membuat pikiran Anda lebih relaks.
  • Dengarkan musik yang menenangkan – sudah dikenal luas kalau musik dapat membantu orang untuk relaksasi. Salah satu jenis musik yang bisa digunakan adalah klasik.

Itulah cara melakukan relaksasi pikiran yang bisa membantu Anda mengurangi level stres,

 

4. Menjaga kesehatan keluarga

hellosehat.com

Bukan hanya relaksasi pikiran, melakukan relaksasi tubuh juga tak kalah pentingnya. Anda dapat melakukan relaksasi tersebut dengan melakukan terapi, misalnya jenis pijat yang dapat membantu Anda meregangkan otot-otot yang tegang dan memperlancar sirkulasi darah.

Untuk memastikan pemijatan memiliki efek besar terhadap kondisi tubuh, Anda dapat menggunakan Lavender Pure Essential Oil.

 

Dirancang khusus untuk melakukan terapi, minyak ini juga berfungsi untuk melegakan pernapasan dan mengobati luka. Minyak ini dibuat dari senyawa tumbuhan berbentuk nanopartikel sehingga mudah diserap oleh tubuh manusia.

Untuk menjaga kesehatan keluarga, Anda juga perlu memastikan kondisi rumah selalu bersih. Anda juga perlu mengecek kondisi kesehatan keluarga secara rutin sehingga apabila terjadi masalah, Anda dapat mengetahuinya sebelum terlambat. Kalau rajin menjaga kesehatan, level stres Anda pun bisa turun karena Anda tidak perlu mengkhawatirkan masalah kesehatan lagi.

 

5. Membangun lingkungan yang kondusif

phen375dieta.com

Langkah manajemen stres berikutnya adalah membangun lingkungan yang kondusif. Lingkungan yang dimaksud tentu dimulai dari lingkungan keluarga. Usahakan untuk memiliki keluarga yang harmonis sehingga anggota keluarga merasa bahagia dan betah untuk menghabiskan waktu di rumah.

Kondisi keluarga yang harmonis ini semakin penting kalau Anda memiliki buah hati yang masih anak-anak. Secara psikologis, mereka akan merasa sangat terganggu apabila keluarga tidak harmonis. Karena itu, Anda perlu untuk mewujudkan lingkungan keluarga yang baik untuknya.

 

6. Makan dan tidur dengan baik

cpapaaustralia.com

Stres terkadang muncul karena hal yang sering dianggap sepele seperti kurang makanan sehat atau kurang tidur. Sebenarnya, kekurangan nutrisi dan kurang tidur merupakan masalah besar. Kalau kurang nutrisi, Anda cenderung tidak bersemangat atau bahkan jatuh sakit. Begitu juga kalau Anda kurang tidur dalam waktu yang lama, akibatnya terhadap kesehatan bisa cukup parah. Orang yang sakit, tentu saja, lebih rawan untuk merasa tertekan daripada pribadi yang sehat.

 

7. Melakukan hobi atau liburan bersama

carmencitta.me

Untuk menjaga level stres keluarga Anda tetap rendah, cobalah untuk melakukan hobi atau aktivitas yang dianggap menarik lainnya. Karena hobi setiap anggota keluarga bisa saja berbeda, Anda juga bisa merencanakan kegiatan keluarga yang menyenangkan. Misalnya, melakukan liburan bersama ke daerah pegunungan. Selain bisa membuat hubungan keluarga lebih dekat, liburan ke pegunungan juga bermanfaat untuk menyegarkan pikiran.

Itulah beberapa tahap manajemen stres yang akan bermanfaat untuk Anda dan keluarga apabila dilakukan dengan baik. Selamat mencoba.

 

Artikel Lainnya

WhatsApp chat