Anak-anak

Bunda, Ini Tips Cerdas agar Si Kecil Tak Gampang Sakit

Januari 15, 2018 | COMMENT

Melihat si kecil tumbuh sehat dan selalu aktif tentu menjadi harapan setiap orang tua. Karenanya, Anda pasti sedih ketika melihat keceriaan si kecil hilang akibat kondisi tubuh mereka yang tidak sehat.

Pada dasarnya, wajar memang jika bayi atau anak-anak lebih mudah sakit daripada orang dewasa. Hal ini karena sistem kekebalan tubuh mereka belum terbentuk secara sempurna. Akibatnya, mereka lebih rentan terserang penyakit yang disebabkan bakteri atau kuman yang masuk ke dalam tubuhnya.

Meski begitu, membatasi anak bermain di luar ruangan agar mereka tidak mudah sakit bukanlah hal yang sepatutnya Bunda lakukan. Menurut Palak Shroff, MD, dokter keluarga dari University Hospitals Family Medicine di Painesville, Amerika Serikat, daya tahan anak akan berkembang seiring dengan bertambahnya usia mereka. Jadi, semakin sering ia terpapar virus atau bakteri di luar rumah, sistem kekebalan tubuhnya akan semakin kuat.

Daripada mengurungnya di dalam rumah, ada baiknya jika Bunda meningkatkan daya tahan tubuh si kecil dengan cara-cara berikut ini.

 

1. Berikan ASI

Usaha untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak sebenarnya sudah dimulai sejak Anda memberikan si kecil ASI pertamanya. ASI memiliki banyak kandungan mineral dan antioksidan yang dibutuhkan oleh bayi untuk membuatnya kebal dan kuat terhadap serangan penyakit. Dengan memberikan ASI eksklusif hingga bayi berusia dua tahun, secara tidak langsung sistem kekebalan tubuh ibu juga akan ditransfer ke anak.

 

2. Vaksinasi

Vaksinasi sangat penting untuk menguatkan sistem imun anak. Karenanya, pastikan si kecil mendapatkan semua imunisasi dasar agar terhindar dari beberapa penyakit yang berbahaya, seperti polio, gondong, pertuisis, hepatitis, cacar air, dan lain sebagainya. Setelah si kecil berumur enam bulan, Anda juga bisa memberikan vaksin flu agar ia lebih cepat sembuh ketika terserang flu dan tidak sampai berujung pada gangguan pernapasan yang lebih serius.

 

3. Beri Asupan Gizi yang Baik

Menu makanan yang bergizi seimbang dengan komposisi sayur dan buah yang tinggi sangat bermanfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Karenanya, pastikan untuk selalu memberikan makanan-makanan bergizi tinggi dan kaya akan kandungan vitamin, mineral, serta antioksidan untuk si kecil.

 

4. Hindari Memberikan Makanan Olahan dan Cepat Saji

Meskipun enak dan banyak disukai anak-anak, sebaiknya bunda tidak membiasakan si kecil untuk mengonsumsi kedua jenis makanan ini. Sebab, di dalam makanan olahan dan makanan cepat saji terdapat berbagai kandungan bahan kimia dan zat adiktif yang berbahaya bagi sistem kekebalan tubuh anak.

 

5. Penuhi Kebutuhan Cairan Si Kecil

Tubuh membutuhkan cairan untuk melancarkan proses-proses yang terjadi di dalamnya. Apabila asupan cairan di dalam tubuh kurang, tubuh akan mengalami dehidrasi sehingga proses metabolisme tubuh menjadi terhambat. Akibatnya, tubuh akan lebih rentan terserang penyakit. Untuk itu, pastikan selalu memenuhi kebutuhan cairan si kecil setiap hari.

 

6. Ajak Berolahraga

Olahraga juga sangat baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh karena dapat membuat sirkulasi darah mencadi lebih lancar dan kinerja organ-organ tubuh menjadi lebih baik. Untuk itu, dorong si kecil agar aktif bermain di luar dan melakukan aktivitas fisik yang sesuai dengan umurnya. Dengan sering bermain di luar ruangan, sistem kekebalan tubuh anak juga akan terlatih sehingga lebih kuat dan kebal terhadap serangan penyakit.

 

7. Biasakan Si Kecil untuk Tidur dengan Teratur

Selain olahraga, waktu tidur yang cukup juga berperan penting untuk menjaga si kecil agar tidak gampang sakit. Jika si kecil tidak memperoleh tidur yang cukup, tubuhnya akan kehilangan mekanisme pertahanan dirinya sehingga lebih rentan terhadap serangan virus, kuman, atau bakteri penyebab penyakit.

Nah, agar si kecil memperoleh tidur yang berkualitas, gantilah perangkat tidur biasa Anda dengan Mijond Healing Matress dari Mijond Sagha.

 

Mengadaptasi futon tradisional dari Jepang dengan dua material alami yang unik—yaitu getah lateks organik dan serat bambu organik, matras kesehatan ini sangat baik untuk bayi dan anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Desain matras dengan gabungan material tersebut, mampu melancarkan sirkulasi darah dan membuat tidur lebih nyenyak.

 

8. Perhatikan Kebersihannya

Kuman dan kotoran merupakan sumber penyakit yang paling umum. Karenanya, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan tubuh, gigi, kuku, serta pakaian si kecil demi menghindarkan mereka dari kuman dan kotoran yang dapat menjadi penyebab penyakit. Selain itu, biasakan si kecil agar selalu hidup bersih dengan mandi dua kali sehari, mencuci tangan sebelum makan dan setelah ke toilet, menutup mulut ketika bersin dan batuk, rutin menggosok gigi setiap pagi dan malam, hingga mengganti pakaian yang sudah kotor dengan pakaian yang bersih.

 

9. Lindungi Si Kecil dari Asap Rokok

Paparan asap rokok sangat berbahaya bagi kesehatan anak-anak dan dapat membuat mereka lebih mudah terserang penyakit. Untuk itu, jauhkan si kecil dari paparan asap rokok secara langsung atau tempat-tempat tertutup yang sering didatangi oleh para perokok. Jika ada anggota keluarga di rumah yang memiliki kebiasaan merokok, pastikan untuk selalu membersihkan ruangan secara menyeluruh, dan cuci tirai jendela lebih sering agar si kecil tidak terpapar sisa-sisa asap rokok yang masih menempel.

 

10. Kurangi Pemakaian Antibiotik

Apabila si kecil terserang flu atau batuk, jangan terburu-buru memberi mereka antibiotik. Sebab, mengonsumsi antibiotik secara berlebihan sebenarnya kurang baik bagi anak-anak. Jika Bunda selalu memberikan antibiotik setiap kali mereka flu atau batuk, daya tahan tubuh mereka akan melemah dan justru lebih mudah terserang bakteri atau virus.

Jadi, sebaiknya lakukan langkah pengobatan dengan memberikan asupan cairan yang cukup dan memperbanyak konsumsi sayur dan buah-buahan yang kaya akan kandungan antioksidan. Jika penyakitnya tak kunjung membaik, sebaiknya bawa si kecil ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Demikianlah beberapa tips cerdas yang bisa Bunda lakukan agar si kecil tak gampang sakit. Semoga bermanfaat!

Artikel Lainnya

WhatsApp chat