Anak-anak

Anak Sering Rewel, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Januari 5, 2018 | COMMENT

Pada hari-hari biasa, si kecil terlihat anteng bermain dengan teman-temannya. Namun, sesekali ia juga rewel dan selalu ingin dekat dengan ibu. Mengapa hal ini bisa terjadi? Sebenarnya, ada banyak penyebab si kecil menjadi rewel. Ibu perlu mengetahui hal itu supaya tahu cara mengatasinya. Berikut di antaranya:

 

1. Anak merasakan sakit pada bagian tubuhnya

healthhub.sg

Bukan hanya anak-anak, orang dewasa pun pasti merasa tidak nyaman jika mengalami sakit pada salah satu bagian tubuh. Pada saat merasa sakit, anak pasti akan mengekspresikannya dengan cara rewel. Ia akan menangis dan merengek, bahkan hingga lelah dan tertidur.

Sebaiknya, ibu tidak langsung memarahi anak ketika rewel. Ibu sebaiknya lebih memperhatikan kondisi anak. Ukur suhu badannya dan perhatikan apakah ia mengalami demam. Demam biasanya merupakan gejala umum yang menunjukkan anak menderita suatu penyakit.

Perhatikan pula gejala-gejala lain yang tidak biasa ditunjukkan anak, misalnya batuk, pilek, lemas, atau muntah. Jika gejala tersebut tidak berkurang dan justru semakin parah, ibu harus membawa anak berobat ke fasilitas kesehatan terdekat.

Nah, solusi jangka pendek yang harus dilakukan ibu adalah mencoba menenangkan anak. Lakukan pula tindakan awal seperti mengompres dahi anak dan memberikan obat penurun demam sesuai dosis yang disarankan. Kemudian, ibu juga bisa menenangkan anak dengan menggendong dan mengusap kepala anak.

 

2. Anak merasa lapar atau haus

huffpost.com

Karena belum bisa mengungkapkan perasaannya dengan kata-kata, tangisan kerap menjadi cara andalan anak untuk memberitahukan keinginannya. Begitu pula jika merasa lapar dan haus, anak biasanya akan menangis atau merengek.

Untuk mengetahuinya, perhatikan kembali jadwal makan anak, apakah ia sudah makan dengan lahap sebelumnya, atau justru jam makannya terlewat. Jika ya, ibu sebaiknya segera menyiapkan makanan atau minimal kudapan yang bisa menambal rasa lapar anak.

Selain itu, rewel juga kerap disebabkan oleh rasa haus. Biasanya, anak akan merasa haus setelah beraktivitas sepanjang hari. Atau, anak juga bisa merasa haus pada tengah malam atau ketika bangun pada pagi hari. Tawarkan segelas air pada anak untuk mengetes keinginannya. Jika memang benar, anak akan langsung menyambutnya dengan antusias.

 

3. Anak berada di lingkungan baru

uzone.id

Bagi anak, rumah adalah tempat yang paling aman dan menenangkan. Bersama orang tua dan keluarga yang setiap hari ia temui, anak akan bersikap baik-baik saja. Ketika diajak ke lingkungan baru, anak bisa menjadi rewel dan berlaku tidak tenang.

Penyebabnya apa, ya? Sebenarnya, ada banyak penyebab yang membuat anak tidak nyaman di lingkungan baru. Pertama, karena ia merasa terancam dengan lingkungan yang belum dikenalnya itu. Kedua, ia bertemu dengan orang-orang yang tidak pernah dikenal sebelumnya.

Solusinya adalah menenangkan anak secara perlahan-lahan, tidak dengan memaksa apalagi memarahinya. Ibu harus berada selama beberapa saat di sekitarnya untuk memberinya rasa aman. Ibu tidak perlu marah atau justru kecewa karena anak terlihat penakut.

 

4. Rewel karena mengantuk atau lelah

rockingmama.id

Nah, penyebab rewel yang satu ini kerap tidak disadari oleh para ibu. Padahal, anak memiliki daya tahan tubuh yang tidak sama dengan orang dewasa. Menurut penelitian, kebutuhan tidur anak lebih banyak daripada orang dewasa. Itulah sebabnya, anak sangat perlu tidur siang dan tidak disarankan untuk tidur larut malam.

Kadang-kadang, karena keasyikan bermain, anak lupa tidur siang. Setelah beberapa lama, ia pun merasa mengantuk dan melampiaskannya dengan cara rewel. Untuk mengenali sebab rewel yang satu ini, ibu perlu mengecek ulang jadwal tidur anak.

Tindakan yang bisa dilakukan adalah mencoba mengajak anak untuk tidur, meskipun anak tidak akan langsung menurutinya. Untuk kualitas tidur terbaik, ibu bisa menggunakan Mijond Healing Matress.

 

Kasur ini terbuat dari material alami yaitu getah latex organik dan serat bambu organik. Dengan gabungan kedua bahan ini, tidur pun menjadi lebih berkualitas dan menyehatkan.

Mijond Healing Matress juga cocok digunakan oleh manusia lanjut usia atau penderita penyakit yang harus berbaring dalam jangka waktu yang lama. Khasiatnya sudah terbukti bermanfaat bagi kesehatan dan penyembuhan penyakit.

 

5. Anak rewel karena suasana terlalu ramai, merasa gerah, atau kedinginan

zettamedia.co

Salah satu penyebab anak rewel adalah karena kondisi di sekitarnya yang tidak mendukung. Kondisi yang ramai dan terlalu padat bisa membuat anak tidak tenang. Begitu pula jika suhu udara di sekitarnya tidak terlalu dingin atau panas.

Untuk mengatasinya, cobalah untuk memenuhi kebutuhan anak. Jika anak merasa gerah, gunakan kipas angin atau penyejuk ruangan. Jika suhu udara terasa dingin, peluklah anak dan biarkan ia merasakan kehangatan dari ibu.

Jika suasana terlalu ramai, bawalah anak menyingkir sejenak dari keramaian. Tenangkan diri sembari memberikan pengertian kepada anak.

 

6. Rewel karena membutuhkan perhatian

Pada kasus-kasus tertentu, anak bisa rewel karena membutuhkan perhatian dari orang tua. Sebagai contoh, ketika ia melihat orang tua sering memainkan gadget ketika berada di rumah, anak merengek tak henti.

Cara mengatasinya sangat sederhana. Berhentilah menatap layar smartphone Anda dan segera ajak anak untuk bermain. Perhatian orang tua adalah kebutuhan utama anak, apalagi jika seharian tidak bisa saling bertemu karena kesibukan. Nah, gunakan waktu yang singkat itu untuk sepenuhnya bersama dengan anak. Tidak perlu melakukan hal-hal yang luar biasa, cukup dengan aktivitas sederhana.

 

Tips bagi Orang Tua

Setelah mengetahui berbagai penyebab rewel tersebut, Anda tentu akan lebih mudah mengatasinya. Berikut beberapa tips yang bisa dicoba untuk mengatasi masalah anak rewel.

  • Jangan panik. Orang tua kerap panik karena anak menangis tanpa henti.  Padahal, tangisan tersebut hanyalah salah satu bentuk komunikasi anak. Segera amati penyebabnya dan lakukan sesuatu untuk mengatasinya.
  • Jangan marah. Orang tua kerap memarahi anak yang rewel sepanjang waktu. Jika emosi sudah memuncak, tenangkan diri sejenak, lalu ajak anak untuk bekerja sama dengan bahasa dan tutur kata yang lembut.
  • Alihkan perhatian anak. Ajak anak untuk keluar dari ruangan atau melakukan aktivitas lain. Setelah anak tenang, ibu bisa kembali melakukan aktivitasnya.

Anak adalah anugerah terindah dari Tuhan. Orang tua memiliki tanggung jawab yang sangat besar untuk menjaga dan merawatnya. Anak yang rewel adalah tantangan yang harus dihadapi bersama sehingga masing-masing anggota keluarga bisa saling memahami lebih baik lagi.

Comments

comments

Artikel Lainnya

WhatsApp chat