Blog

8 Tradisi Peringatan Hari Ibu di Beberapa Negara

Desember 21, 2017 | COMMENT

Di Indonesia, Hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember sesuai dengan keputusan Presiden Soekarno pada tahun 1959. Sejarah hari Ibu di Indonesia berawal dari Kongres Perempuan Indonesia yang berlangsung dari tanggal 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, dan dihadiri oleh seluruh aktivis perempuan dari Jawa dan Sumatera.

Ada berbagai cara untuk merayakan Hari Ibu. Biasanya, Hari Ibu di Indonesia dirayakan dengan pemberian kado dari anak-anak kepada ibu mereka. Kadonya pun tidak selamanya berbentuk barang, anak-anak biasanya memberikan kejutan dengan mengajak ibu mereka ke tempat spesial, atau sekadar membebastugaskan ibu dari pekerjaan rumah tangga sehari-hari.

Hari Ibu pun banyak diperingati di berbagai negara di dunia. Lantas, apa yang membedakan perayaan Hari Ibu di Indonesia dan di luar negeri? Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

 

1. Di Inggris, Hari Ibu Dikenal dengan Sebutan Mothering Sunday

bespokehotels.com

Perayaan Mothering Sunday, atau Hari Ibu di Inggris dilaksanakan pada hari Minggu tiga pekan sebelum peringatan Paskah. Biasanya, peringatan spesial ini jatuh pada pertengahan Maret atau awal April. Pada momen spesial ini, anak-anak biasanya memberikan bunga, cokelat, atau permen pada ibu mereka di pagi hari, sembari menghidangkan sarapan.

Tak jarang pula pada peringatan Mothering Sunday, anak-anak yang merantau di luar daerah menyempatkan diri untuk pulang demi merayakan Mothering Sunday bersama sang ibunda. Pemerintah Inggris pun mengizinkan karyawan untuk mengambil cuti pada hari ini agar dapat berkunjung ke rumah ibu.

 

2. Mother’s Day di Amerika Juga Diperingati sebagai Hari Bersejarah


nationswell.com

Momen Hari Ibu di Amerika Serikat yang jatuh pada hari Minggu ke-2 bulan Mei ini diperingati sejak satu abad lalu. Konon, peringatan Hari Ibu di Amerika Serikat terinspirasi dari aktivis perempuan Ann Jarvis yang vokal dalam menyuarakan ajakan perdamaian.

Pada masa perang, Ann Jarvis giat mengajak para wanita untuk berkontribusi menciptakan lingkungan yang manusiawi dengan cara membuat fasilitas sanitasi yang layak. Ann memilih hari Minggu sebagai hari dilaksanakannya gerakan tersebut, karena Minggu merupakan hari yang suci menurut kepercayaannya. Gerakan tersebut pun kemudian dinamakan Hari Ibu Bekerja.

Perjuangan Ann Jarvis kemudian dilanjutkan oleh putrinya, Anna Jarvis, yang menuntut pemerintah mengakui peringatan Hari Ibu secara sah. Hari Ibu yang pertama dirayakan di Gereja Methodist St. Andrew pada 10 Mei 1908. Setiap peringatan Hari Ibu, Ann Jarvis kerap mengirimkan 500 tangkai bunga anyelir ke gereja tersebut.

Hingga saat ini, warga Amerika Serikat masih tetap memperingat hari Minggu ke-2 di bulan Mei sebagai Hari Ibu. Sama seperti di Indonesia, anak-anak memperingati Hari Ibu dengan memberikan hadiah kepada sang ibunda.

 

3. Di Perancis, Hari Ibu Diperingati Pada Minggu Terakhir Bulan Mei

mdpcdn.com

Anak-anak di Perancis mengungkapkan rasa cintanya pada sang ibu dengan membacakan puisi dan sajak pada momen spesial Hari Ibu. Tak hanya itu, anak-anak pun biasanya akan memberikan kue yang disertai kartu ucapan khusus untuk sang ibunda. Di beberapa daerah, parade pun sering kali digelar untuk menyemarakkan peringatan Hari Ibu.

 

4. Spanyol Merayakan Hari Ibu Setiap Hari Minggu Pertama Bulan Mei

cloudfront.com

Hingga tahun 1965, Spanyol memperingati Hari Ibu setiap tanggal 8 Desember. Namun, karena adanya upaya pemisahan perayaaan Hari Ibu dari konsepsi gereja, pemerintah pun mengganti perayaan Hari Ibu ke hari Minggu pertama bulan Mei. Sebenarnya, Hari Ibu di Spanyol bukan termasuk hari libur. Namun, jika peringatannya bertepatan dengan Hari Buruh, warga Spanyol biasanya akan mengambil cuti satu minggu penuh untuk merayakan momen spesial tersebut.

Setiap Hari Ibu, anak-anak wajib memberikan hadiah kepada ibu mereka. Biasanya, kue, bunga, atau cokelat menjadi kado favorit anak-anak untuk diberikan pada ibu.

 

5. Warga India Biasa Merayakan Hari Ibu Selama Sepuluh Hari di Bulan Oktober

shemrock.com

Ada beberapa versi peringatan Hari Ibu di India. Warga India banyak yang merayakan Hari Ibu pada Minggu ke-2 bulan Mei, sama seperti Amerika Serikat, tetapi ada pula yang merayakannya selama sepuluh hari penuh di bulan Oktober. Perayaan sepuluh hari tersebut menjadi bagian dari tradisi umat Hindu yang diberi nama Pujha Durga.

Perayaan tersebut pada dasarnya dibuat sebagai bentuk penghormatan umat Hindu terhadap Dewi Durga, yang dianggap sebagai ibu dari seluruh makhluk di alam semesta. Pada momen Hari Ibu, anak-anak di India biasanya akan memanjakan ibunya, mulai dari mengajak sang ibu berjalan-jalan, hingga mengerjakan pekerjaan rumah tangga.

 

6. Di Ethiopia, Hari Ibu Biasanya Dirayakan Besar-besaran

unicef.org.au

Warga Ethiopia biasanya menggelar pesta besar-besaran untuk merayakan Hari Ibu. Anak perempuan biasanya ditugaskan membawa sayuran dan bahan makanan lain seperti keju, mentega dan bumbu, sedangkan anak laki-laki membawa berbagai macam daging. Pada malam hari, seluruh anggota keluarga berkumpul untuk menyantap hidangan istimewa dan menari bersama-sama dengan sang ibu sebagai bintang utamanya.

 

7. Warga Yunani Mengungkapkan Cinta Pada Sang Ibu dengan Memberikan Madu

viralityfacts.com

Warga Yunani merayakan Hari Ibu bertepatan dengan datangnya musim semi. Biasanya, anak-anak memberikan madu atau olahannya sebagai hadiah utama untuk sang ibu. Hari Ibu di Yunani juga diperingati sebagai bentuk penghormatan pada Rhea, ibu dari para dewa dalam kepercayaan orang Yunani.

 

8. Di Jepang, Hari Ibu Diperingati Sebagai Bentuk Penghormatan Terhadap Ibunda Kaisar Akihito

wordpress.com

Pada era Showa, warga Jepang memperingati Hari Ibu pada tanggal 6 Maret sebagai bentuk penghormatan terhadap Putri Mahkota Kojun, Ibunda Kaisar Akihito. Seiring berjalannya waktu, masyarakat Jepang mulai mengikuti tradisi perayaan Hari Ibu di Amerika Serikat yang jatuh pada hari Minggu ke 2 di bulan Mei. Bunga anyelir pun menjadi simbol perayaan Hari Ibu di negara ini.

Apakah Anda sudah punya rencana untuk merayakan Hari Ibu bersama sang ibunda? Di momen Hari Ibu kali ini, yuk manjakan ibu dengan memberikan kado spesial yang lain dari biasanya. Jika ibu Anda sering mengeluhkan nyeri pada bagian tubuhnya, Anda bisa memberikan Sagha Ultimate Theramedic Oil sebagai hadiah.

Minyak terapi produksi Mijond Sagha ini tidak sekadar nyaman dihirup, tetapi juga ampuh dalam mengatasi nyeri otot, peradangan, serta melancarkan peredaran darah. Kandungan herbal alaminya mampu mengembalikan vitalitas tubuh dan mempercepat detoks intra sel. Minyak terapi dari Mijond Sagha ini terbuat dari bahan-bahan alami tanpa campuran bahan kimia. Jadi, tidak perlu takut akan efek samping yang dapat membahayakan tubuh.

Yuk, berikan kejutan paling berkesan buat ibu pada momen Hari Ibu tahun ini. Selamat Hari Ibu!

Comments

comments

Artikel Lainnya

WhatsApp chat