Blog

7 Langkah Sederhana Untuk Menjaga Lingkungan

Januari 10, 2018 | COMMENT

Lingkungan merupakan salah satu elemen dalam kehidupan manusia yang sering diabaikan. Padahal lingkungan dengan segala unsur di dalamnya merupakan sumber hidup dan kehidupan manusia. Apalagi saat ini kondisi lingkungan tidak lagi sama. Ada banyak perubahan dan anomali yang secara tidak langsung juga berpengaruh terhadap hidup manusia di bumi.

Bencana alam, cuaca ekstrem, kebakaran hutan, hingga kekeringan merupakan tanda bahwa lingkungan kita mulai bermasalah. Sebagai manusia yang tinggal di atas bumi dan memanfaatkan sumber daya yang ada, sudah tugas kita untuk menjaga lingkungan agar tetap lestari.

Setiap elemen yang ada mulai dari air, tanah, hingga tanaman harus dijaga agar keseimbangan tetap terjaga. Karena disadari atau tidak, kondisi lingkungan juga berpengaruh terhadap kesehatan dan kecantikan manusia. Jika bumi rusak, maka secara tidak langsung manusia yang tinggal di atasnya juga akan mengalami kerusakan akibat penyakit dan gangguan kesehatan lainnya.

Untuk mencegah itu semua, mulai saat ini, cobalah untuk melakukan langkah-langkah sederhana yang dapat menjaga kelestarian lingkungan dan keseimbangan segala elemen yang ada di bumi.

 

7 Langkah Sederhana untuk Menjaga Lingkungan

1. Menghemat penggunaan listrik

ltmcdn.com

Tahukah Anda?

Peralatan elektronik yang digunakan sehari-hari ternyata merupakan penyumbang gas yang dapat mencemari udara. Sekitar 40% udara kotor di bumi ini berasal dari alat-alat elektronik di rumah kita. Mengejutkan bukan? Karena itulah, langkah awal yang bisa dilakukan untuk menjaga lingkungan adalah dengan melakukan tindakan penghematan listrik.

Untuk menghemat listrik, gunakan lampu hanya saat malam tiba saja. Kurangi penggunaan lampu ketika siang hari. Jika bepergian, Anda juga bisa mencopot kabel-kabel yang menancap di stop kontak untuk mencegah aliran listrik terbuang sia-sia.

 

2. Menanam pohon

toddsseeds.com

Pembangunan tanpa memikirkan tata kota dan keseimbangan lingkungan merupakan salah satu penyebab timbulnya bencana alam seperti banjir di wilayah perkotaan. Selain itu, semakin berkurangnya pohon sebagai penampung air dan penguat tanah membuat beberapa daerah mengalami kekeringan dan bencana tanah longsor.

Untuk mencegah hal semacam ini terjadi lebih parah lagi, mulailah untuk menghijaukan lingkungan di sekitar rumah. Anda bisa menanam tumbuhan hijau, bunga, atau bahkan pohon. Meskipun mungkin tindakan yang dilakukan tidak terlalu berpengaruh, paling tidak lingkungan di sekitar rumah kita sendiri bisa lebih asri sehingga penghuninya terhindar dari stres dan berbagai penyakit lain.

 

3. Kurangi penggunaan plastik

tqn.com

Plastik merupakan benda nonorganik yang paling sering digunakan sebagai pembungkus atau kemasan. Meskipun kelihatannya lebih praktis, ternyata plastik tidak bisa dihancurkan oleh tanah. Plastik yang dibuang akan membutuhkan waktu penguraian yang sangat lama.

Tidak hanya itu, dalam plastik juga terkandung petro-polymers, senyawa racun yang cukup berbahaya jika dibiarkan masuk ke dalam tanah dan air. Jadi bisa dibayangkan, betapa besar bahaya penggunaan plastik dalam kehidupan manusia. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, mulai sekarang kurangilah penggunaan plastik. Bergantilah ke tas kanvas yang bahan pembuatannya jauh lebih ramah lingkungan dan aman.

 

4. Kurangi penggunaan kertas

officeexpress.co.uk

Sama seperti plastik, penggunaan kertas yang berlebihan juga dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Kertas sendiri terbuat dari kayu-kayu pohon. Bisa dibayangkan betapa banyaknya pohon yang ditebang di hutan hanya untuk memenuhi kebutuhan kertas manusia.

Untuk mencegah dampak buruk terhadap lingkungan, mulailah menggunakan kertas daur ulang yang ramah lingkungan. Selain dapat menjaga keseimbangan alam bumi ini, Anda juga dapat berhemat.

 

5. Minimalisasi penggunaan kendaraan bermesin

babe.news

Sudah bukan rahasia lagi bahwa CO2 merupakan penyumbang global warming terbesar. CO2 sendiri berasal dari asap kendaraan bermotor yang setiap hari berseliweran di bumi. Untuk mencegah udara tercemar polusi dan gas CO2 yang berbahaya, minimalisasi penggunaan kendaraan bermotor.

Biasakan untuk berjalan selama tempat yang dituju cukup dekat. Untuk perjalanan jauh, Anda bisa menggunakan sepeda atau kendaraan umum agar udara di sekitar lebih sejuk karena tidak banyak kendaraan yang beroperasi.

 

6. Membuang sampah di tempatnya

wixstatic.com

Meskipun kelihatannya sepele, tetapi sampai sekarang banyak sekali orang yang sulit melakukan kebiasaan ini. Tidak peduli usia dan tingkat pendidikan, banyak orang yang menganggap membuang sampah di tempatnya bukan hal penting. Akibatnya banyak sekali sampah berserakan di jalanan, sungai, bahkan laut.

Saat ini hal tersebut mungkin tidak tampak membahayakan, tetapi beberapa tahun ke depan siapa yang tahu. Sampah yang dibiarkan menumpuk bisa saja menjadi penyebab timbulnya berbagai penyakit atau bahkan bencana seperti banjir, tanah longsor, kebakaran, dan lain sebagainya.

Karena itulah, mulai saat ini cobalah untuk membuang sampah di tempatnya. Jangan sampai hanya gara-gara kita tidak melakukan tindakan sederhana ini keseimbangan lingkungan menjadi terganggu dan alam menjadi rusak.

7. Penggunaan obat-obatan herbal

holobeinghealthandwellness.com

Limbah bahan kimia merupakan salah satu penyebab air dan tanah di bumi terkontaminasi oleh racun-racun berbahaya. Untuk mencegahnya Anda bisa menggunakan obat-obatan herbal untuk mengobati dan mencegah penyakit. Salah satu teknik pengobatan herbal yang ada di Indonesia adalah Ayurvedic.

Dalam teknik pengobatannya, Ayurvedic menggunakan minyak esensial yang berasal dari buah, bunga, dan daun. Alat yang digunakan pun kebanyakan berasal dari bahan alami. Dengan menggunakan Ayurvedic, Anda bisa turut serta menyelamatkan sekaligus mengurangi penyebab rusaknya lingkungan sekitar.

 

Peran Ayurvedic dalam Kehidupan Manusia

Selain memegang peranan penting dalam keseimbangan lingkungan, ilmu Ayurvedic juga bermanfaat dalam aspek kehidupan manusia lainnya seperti kesehatan dan kecantikan. Minyak esensial dan bahan-bahan alami yang digunakan dalam teknik pengobatan Ayurvedic memang bertujuan untuk menyeimbangkan unsur Dosha dalam tubuh manusia.

Keseimbangan Dosha dalam tubuh juga berpengaruh terhadap keseimbangan unsur-unsur alam di lingkungan seperti ether (dzat), air, tanah, api, dan udara. Jika manusia mampu menyeimbangkan Tri Dosha dalam tubuhnya, maka secara tidak langsung dia juga dapat melakukan tindakan-tindakan untuk menyeimbangkan berbagai elemen di lingkungan sekitar.

Dalam hal kecantikan misalnya. Teknik Ayurvedic dalam kecantikan memungkinkan seseorang menggunakan bahan alami untuk menjaga keindahan kulit wajah dan tubuh. Tindakan ini tentu saja dapat mengurangi penggunaan bahan kimia dan teknologi modern dalam hal kecantikan, yang mungkin dapat merusak lingkungan.

Untuk mendapatkan obat-obatan yang dibuat berdasarkan ilmu Ayurvedic, Anda dapat mengunjungi situs resmi Mijond Sagha.

Melalui produknya, produsen obat-obatan dari Bali ini berkomitmen untuk menjaga lingkungan sekaligus menyeimbangkan elemen-elemen dalam tubuh manusia menggunakan teknik Ayurvedic.

Dengan menggunakan produk dari Sagha, Anda tidak hanya akan mendapatkan kesehatan dan kecantikan tetapi juga kesempatan untuk turut serta menjaga lingkungan sekitar dari bahaya limbah bahan-bahan kimia berbahaya.

Jadi, sudah siap untuk menerapkan langkah sederhana untuk menyelamatkan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari?

 

Artikel Lainnya

WhatsApp chat