Anak-anak

7 Cara Efektif Mengobati Muntaber pada Anak

Januari 4, 2018 | COMMENT

Apakah si kecil pernah mengalami muntah disertai diare? Itulah gejala awal serangan penyakit muntaber. Penyebabnya bermacam-macam; mulai dari pola konsumsi makanan hingga sanitasi lingkungan.

Gejala muntaber kerap menyerang anak-anak. Tahun 2016 silam, tercatat ada 280 anak di Blitar yang terjangkit penyakit tersebut. Menurut studi Departemen Kesehatan, prevalensi diare/muntaber terbanyak terjadi pada kelompok umur 1-4 tahun.

Penelitian tersebut juga menemukan fakta; prevalensi diare di perkotaan mencapai angka 10 persen. Persentasi ini lebih tinggi daripada di perkotaan; hanya 7,4 persen. Departemen Kesehatan mengungkapkan, ada korelasi positif antara status sosial dengan serangan muntaber atau diare.

Lalu, apa yang harus Anda lakukan jika buah hati terserang muntaber? Nah, cara-cara berikut ini bisa diterapkan manakala si kecil mengalami gejala tersebut. Yuk, simak ulasan selengkapnya!

 

1. Manfaatkan Air Rebusan Daun Sembung

wordpress.com

Anda pernah melihat tanaman sembung? Tumbuhan ini berkembang di tempat terbuka dan terkena sinar matahari. Tingginya mencapai 4 meter, memiliki rambut halus, serta tampak tegak lurus.

Daun tanaman sembung bisa dimanfaatkan untuk mengobati muntaber. Pasalnya, daun tersebut mengandung minyak asiri yang bersifat bakterisida.

Untuk mengatasi muntaber pada si kecil, sebaiknya daun sembung diolah menjadi ramuan. Pertama, siapkan panci berisi air dengan takaran 2-3 gelas. Kemudian, masukkan 5-6 lembar daun sembung ke dalam wadah tersebut.

Langkah selanjutnya, nyalakan api kompor dan rebus daun sembung sampai airnya mendidih. Namun, Anda harus memastikan, air tersebut tersisa satu setengah gelas. Supaya si kecil mau meminumnya, kombinasikan ramuan ini dengan madu.

 

2. Konsumsi Makanan dan Minuman yang Mengandung Karbohidrat

Salah satu gejala muntaber, yaitu serangan diare. Ketika mengalami indikasi ini, si kecil pasti buang besar sebanyak 8-9 kali. Kondisi tersebut bisa membuatnya kehilangan cairan elektrolit.

Jika Anda tidak segera mengatasi, si kecil berisiko terkena dehidrasi. Akibatnya, ia menjadi lemah, nafsu makan berkurang, dan demam.

Untuk menangani kasus tersebut, Anda bisa memberikan asupan karbohidrat untuk si kecil. Semisal, dengan membuatkan bubur nasi dari beras putih. Kandungan karbohidrat pada makanan ini cukup tinggi, sekitar 28 gram per 100 gram beras.

Anda juga dapat memberikan jus apel untuk buah hati. Minuman ini kaya akan karbohidrat, zat pektin, dan gula. Dengan demikian, bisa memenuhi kebutuhan energi dan menghentikan diare.

 

3. Minum Ramuan Bawang Putih

rbl.ms

Bawang putih merupakan tanaman umbi yang dibudidayakan sejak 3.000 tahun lalu. Walaupun aromanya kurang disukai, bawang ini bisa menyembuhkan muntaber. Kandungan alicin dan ajoene di dalamnya mampu membasmi 20 jenis bakteri, termasuk Escherichia coli.

Sebelum diberikan kepada si kecil, tumbuk bawang putih sampai halus. Kemudian, campurkan dengan taburan garam. Setelah itu, tuangkan air panas secukupnya.

Diamkan ramuan selama beberapa menit agar panasnya berkurang. Selanjutnya, minumkan air tersebut untuk si kecil. Jika ia tidak menyukai ramuan tersebut, Anda bisa mencampurkan bawang putih ke dalam makanan favoritnya.

 

4. Mengoleskan Minyak Herbal ke Sekitar Perut dan Punggung

hellosehat.com

Buah hati kurang menyukai ramuan dari rempah? Jangan khawatir, Anda bisa mencoba pengobatan dari luar dengan minyak herbal. Beberapa contoh minyak untuk terapi penyembuhan, antara lain pure lemongrass, asiri, almond oil, dan citronella essential oil.

Kini, semua kandungan tersebut dikemas secara modern dalam produk Minyak Angin Sagha (theraputic embrocation oil)  dari Mijond Sagha.

 

 

Produk ini mengandung sweet almond oli, herbal oil, pure patchouli, lemongrass, dan peppermint.

Minyak Angin Sagha tidak mengandung pewangi ataupun bahan kimia berbahaya. Produk tersebut telah mendapatkan sertifikasi berstandar internasional sehingga aman digunakan oleh semua umur.

Penanganan muntaber dengan Minyak Angin Sagha terdiri dari dua langkah. Pertama, teteskan minyak tersebut ke dalam kapas. Kemudian, tempelkan kapas ke bagian pusar.

Langkah kedua, balurkan Ultimate Theramedic Oil ke perut si kecil. Lakukan pijatan dengan cara memutar dari atas ke bawah. Begitu pun punggungnya, harus dilumuri minyak tersebut.

 

5. Mengonsumsi Daun Jambu Biji

pondokibu.com

Jambu biji merupakan tanaman tropis yang memiliki kulit hijau dan daging buah berwarna putih. Buah ini berasal dari Brasil, lalu menyebar ke Thailand dan Indonesia. Beberapa contoh kultivar jambu biji, antara lain kristal taiwan, getas merah, australia, dan sukun.

Daun jambu biji adalah bagian paling mujarab untuk mengobati muntaber. Menurut penelitian Revista do Instituto de Medicina Tropical de Sao Paulo, ekstrak daun jambu biji bisa menyembuhkan diare. Zat aktif di dalamnya mampu menghalangi perkembangbiakan bakteri Staphylococcus auerus.

Lantas, bagaimana langkah-langkah mengolah daun jambu biji menjadi obat muntaber? Tahap pertama, ambil 6 lembar daun tersebut, lalu tumbuk sampai halus. Kedua, tuangkan air hangat, kemudian aduk hingga rata.

Setelah itu, ambil ekstrak daun jambu biji dengan cara menyaringnya. Kalau sudah tersaring sempurna, minumkan pada si kecil. Terapi ini harus dilakukan setiap setengah jam dalam sehari sampai muntabernya sembuh.

 

6. Berikan Oralit

tokopedia.net

Salah satu pertolongan pertama pada penderita muntaber, yaitu dengan memberikan oralit. Larutan ini mengandung natrium bikarbonat, kalium klorida, natrium klorida, dan glukosa anhidrat. Anda bisa membeli oralit di pasaran, semisal Alphatrolit, Aqualyte, dan Corsalit.

Pun bisa membuat larutan oralit dengan bahan alami; gula dan garam. Caranya, campurkan setengah sendok teh garam dan dua sendok teh gula dalam segelas air hangat. Kemudian, minumkan pada si kecil yang terserang gejala muntaber.

 

7. Minum Air Kelapa

wordpress.com

Kelapa merupakan tanaman pesisir yang menyebar ke kawasan pantai tropis. Tanaman ini kerap disebut serbaguna karena seluruh bagiannya bisa dimanfaatkan. Mulai dari daun, batang, buah, hingga air kelapa.

Salah satu manfaat air kelapa adalah mengobati muntaber. Air tersebut harus diminum langsung dari buahnya. Dengan demikian, semua racun di dalam tubuh si kecil bisa dikeluarkan secara cepat.

Itulah 7 cara efektif mengobati muntaber pada anak. Supaya muntaber tidak kambuh lagi, pastikan kebersihan lingkungan dan makanan senantiasa terjaga. Semoga bermanfaat!

Comments

comments

Artikel Lainnya

WhatsApp chat