Anak-anak

6 Kebiasaan Buruk yang Biasa Anda Lakukan Kepada Anak

Januari 2, 2018 | COMMENT

Sebagai orang tua, memberikan dan menyediakan segala hal yang terbaik untuk anak-anak tercinta bukan lagi sekadar keinginan tetapi juga sebuah kewajiban. Meskipun begitu, terkadang apa yang menurut kita baik belum tentu tepat bagi proses tumbuh kembang anak.

Entah itu soal makanan, pakaian, sekolah, atau bahkan aturan sehari-hari yang kita terapkan di rumah. Sadar atau tidak, karena terlalu besarnya rasa cinta pada si kecil kita justru melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk yang memengaruhi kesehatan mereka.

Untuk menghindari hal tersebut, di bawah ini ada beberapa ulasan tentang kebiasaan buruk yang dilakukan orang tua kepada anak. Mari kita simak ulasannya!

 

1. Merokok

huffpost.com

Bagi Ayah yang masih suka merokok terutama di depan si kecil, cobalah untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut sekarang juga. Bagi Anda asap rokok mungkin terasa nikmat, tapi bagi anak-anak yang menghirup, asap rokok bisa membuat saluran pernafasan mereka terganggu.

Tidak hanya itu, racun yang ikut masuk bersama asap juga dapat menjadi penyebab munculnya berbagai penyakit berbahaya mulai dari batuk, asma, radang tenggorokan, paru-paru basah, hingga kanker paru-paru.

 

2. Minum menggunakan botol dot

wordpress.com

Bagi anak berumur di atas dua tahun, minum menggunakan botol susu berdot sebenarnya sangat tidak disarankan. Selain dapat memperlambat perkembangan motorik halus mereka, kebiasaan ini juga akan membuat anak lebih menyukai susu daripada makanan lain.

Padahal selain susu mereka juga butuh protein dan vitamin dari buah ataupun sayuran. Akibatnya, asupan gizi anak tidak terpenuhi dengan baik dan membuat mereka mudah terserang penyakit. Tidak hanya itu, penggunaan dot juga akan membuat gigi mereka mudah berlubang dan rusak.

Menurut The American Academy of Pedriatics, umur 15 bulan merupakan usia tepat untuk memisahkan anak dari botol susu mereka dan memulai kebiasaan minum dari gelas. Karena itulah, hindari penggunaan botol susu ketika memberikan minuman agar proses tumbuh kembang mereka tidak terhambat.

 

3. Memberikan makanan instan

medium.com

Mie, bubur instan, nugget, dan makanan beku buatan pabrik lainnya merupakan kudapan dan hidangan yang sering kita sajikan untuk anak agar mereka tertarik. Meskipun trik ini cukup efektif untuk membujuk mereka, tetapi jika dilakukan setiap hari hal ini dapat membahayakan kesehatan anak di masa depan.

Disadari atau tidak, setiap makanan instan dan beku telah mengalami proses kimia yang cukup berbahaya bagi anak. Belum pengawet yang digunakan untuk mencegah makanan cepat busuk. Bisa dibayangkan, berapa banyak bahan kimia yang masuk dalam tubuh mereka setiap kita menyajikan makanan tersebut.

Jika dibiarkan dan berlangsung terus menerus, bahan kimia tersebut akan memicu pertumbuhan sel kanker yang mematikan dan berbahaya bagi anak. Karena itulah, mulai saat ini biasakan untuk memberi makanan sehat bagi anak dan hindari makanan instan sebisa mungkin.

 

4. Mengudap tidak kenal waktu

feedingmykid.com

Anak-anak membutuhkan sumber energi tak terhingga agar mereka senantiasa aktif saat mengeksplorasi lingkungan rumah maupun sekolah. Untuk itulah, selain makanan mereka membutuhkan kudapan tambahan seperti buah-buahan.

Sebagai orang tua, kita wajib mengontrol waktu mengudap mereka. Jangan hanya karena takut anak merasa lapar kita jadi terbiasa memberikan kudapan setiap saat dan tidak mengenal waktu. Meskipun kelihatannya baik, kebiasaan ini dapat membuat anak cepat kenyang sehingga ketika waktu makan tiba mereka tidak bersemangat untuk mengonsumsi makanan yang seharusnya menjadi sumber energi utama.

Akibatnya, anak akan mudah sakit karena gizi yang seharusnya didapat dari makanan untuk kekebalan tubuh tidak ada karena mereka lebih memilih mengudap makanan manis dan tidak sehat.

 

 

5. Membiarkan anak tidur tanpa gosok gigi terlebih dahulu

huffpost.com

Tidak tega melihat anak yang sudah tertidur lelap seringkali menjadi alasan kita membiarkan mereka tidur tanpa gosok gigi terlebih dahulu. Meskipun kelihatannya sepele, kebiasaan ini dapat mempengaruhi kesehatan mereka.

Selain menyebabkan gigi mudah berlubang, kebiasaan buruk ini juga dapat membuat bakteri tumbuh dengan pesat di mulut anak. Akibatnya mereka mudah terserang penyakit seperti ISPA dan radang tenggorokan.

 

6. Mengisap jempol

hellosehat.com

Mengisap jempol seringkali dianggap hal yang biasa dilakukan anak-anak sehingga saat melihat hal tersebut orang tua tidak pernah melakukan apa-apa. Padahal jika dibiarkan, kebiasaan ini dapat membuat anak rentan terkena penyakit cacingan, infeksi saluran pencernaan, hingga diare.

Apalagi jika anak masih mengisap jempol meskipun mereka sudah berumur di atas 4 tahun. Selain mudah terkena penyakit, kebiasaan ini juga akan membuat gigi anak tumbuh tidak rata bahkan cenderung tonggos karena senantiasa ditekan jempol dari dalam.

 

Selain menghindari 7 kebiasaan buruk di atas, lakukan juga beberapa kebiasaan baik yang dapat mencegah anak terhindar dari berbagai penyakit berbahaya. Berikut merupakan beberapa kebiasaan baik yang bisa dilakukan orang tua pada anak mereka, di antaranya:

 

1. Membiasakan penggunaan obat berbahan alami saat anak sakit

Bagaimanapun lebih baik mencegah daripada mengobati. Tetapi jika anak terlanjur sakit, sebisa mungkin hindari obat-obatan medis pada anak. Saat anak diare misalnya, daripada membeli oralit di apotek, lebih baik gunakan garam Enema dari Mijond Sagha dan gula untuk membuat larutan oralit sendiri di rumah.

 

2. Menghindari penggunaan bahan kimia di rumah

Daripada menggunakan obat nyamuk untuk melindungi anak dari nyamuk, lebih baik gunakan difusser alami yang Anda buat dari campuran air dan beberapa tetes minyak esensial lavender dari Sagha. Selain aman, minyak ini juga akan membuat udara di sekitar lebih segar dan menyehatkan karena kandungan Micro Bio Molecul Technology-nya.

Nah, itulah beberapa kebiasaan buruk yang biasa dilakukan orang tua kepada anak. Meskipun niatnya baik, sebisa mungkin hindari kebiasaan buruk tersebut. Karena bagaimanapun, selain melihat anak bahagia tujuan utama setiap orang tua adalah melihat anak mereka tumbuh dengan baik dan sehat.

Comments

comments

Artikel Lainnya

WhatsApp chat